Ikuti Kami di  
Indonesian Arabic Chinese (Traditional) English French

on . Hits: 51

 MOU MUI 25 6 24 1

Gresik//Pa-gresik.go.id

PA Gresik - Pernikahan di bawah umur atau pernikahan usia anak merupakan salah satu dari sekian banyak persoalan yang dihadapi oleh anak-anak Indonesia yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan dengan baik. Hal tersebut yang menjadi alasan Pengadilan Agama Gresik untuk menggandeng beberapa stakeholder dalam rangka komitmen mencegah perkawinan anak, ditambah tren pernikahan anak dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Agama Gresik, selama tahun 2023 sudah ada sejumlah 201 perkara Dispensasi Kawin yang telah diputus. Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman antara Pengadilan Agama Gresik, Majelis Ulama Indonesia dan Yayasan Nurul Hayat yang sama-sama mempunyai concern dalam hal tersebut.

Acara tersebut digelar di Ruang Sidang 3 Pengadilan Agama Gresik, Selasa (25/06/2024). MUI juga mempunyai tujuan yang sama terkait pencegahan perkawinan anak dan isu-isu hak-hak perempuan dan anak, didukung dengan sumber daya manusia psikologi islam yang mumpuni, terdiri dari Bu Nyai, Neng dan Gus yg Sarjana Psikologi.

Ketua PA Gresik, Ahmad Zaenal Fanani mengatakan nantinya konseling akan kita kembangkan juga untuk edukasi keluarga samawa dalam sengketa perceraian dan hadlanah. Konseling dilakukan setiap hari jumat di ruang konseling yg sudah disediakan oleh PA. "Mereka akan memberikan konseling bagi pihak dan anak yg mengajukan permohonan Diska. Kedepan konseling akan kita kembangkan juga utk edukasi keluarga samawa dalam sengketa perceraian dan hadlanah. Konseling dilakukan setiap hari jumat di ruang konseling yg sudah disediakan oleh PA" ujarnya usai menandatangani MoU tersebut.

Adapun peran dari Yayasan Nurul Hayat yakni sebagai lembaga yang membiayai secara penuh segala keperluan yang berkaitan dengan konseling tersebut.Implementasi dari adanya MoU ini nantinya akan ada pelayanan konseling gratis bagi pasangan yang mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Gresik, yang mana fokus pada konseling ini terkait edukasi samawa dan dampak perkawinan anak perspektif Islam.

Selain mengikuti konseling dari MUI, pihak yang mengajukan dispensasi kawin juga harus mengikuti asesmen psikologi dari Dinas KBPP dan PA yang mana fokusnya terkait asesmen psikologi, penilaian kejiwaan anak. Asesmen kesehatan melalui Dinas Kesehatan juga menjadi syarat dalam mengajukan dispensasi kawin untuk memastikan pasangan tersebut dalam keadaan sehat.Semua tahapan di atas nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan Hakim dalam memutus perkara.

Ketua PA Gresik, Ahmad Zaenal Fanani juga menegaskan terkait persoalan anak itu memang kompleks, untuk itu dibutuhkan sejumlah stakeholder dalam menyikapi persoalan ini. Dirinya juga berharap dengan adanya asesmen yang berlapis-lapis nantinya akan menekan dan menurunkan jumlah perkawinan anak di Gresik secara signifikan. "Kompleksitas persoalan anak meniscayakan kolaborasi banyak pihak. Berlapis-lapis asesmen diharapkan akan menekan dan menurunkan jumlah perkawinan anak di Gresik secara signifikan", harap pria kelahiran Bojonegoro tersebut tes

MOU MUI 25 6 24 2

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Gresik Kelas IA

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 45, Kebomas, Kabupaten Gresik, 61121

Telp : (031)-3991193

No Layanan Pengadilan : 08113045450

Fax : (031)-3981685

e-mail : pagresik@gmail.com

Social Media :  

Jam Pelayanan

Senin - Kamis
Jam Pelayanan  : 07.30 - 16.00
Jam Istirahat  : 12.00 - 13.00

Jum'at
Jam Pelayanan  : 07.00 - 16.00
Jam Istirahat  : 11.30 - 13.00

Jadwal Sidang
Senin - Jumat  : 09:00 - Selesai

Istirahat Tetap Melayani

Stop Pungli

difable 200

LAYANAN INFORMASI

Assalamu'alaikum, apakah ada yang bisa kami bantu?

CCTV online

Stop Korupsi